Saat sedang berlibur mungkin
orang akan mengatakan lupakan sejenak dietmu, nikmati liburan dan makanannya.
Akibatnya banyak orang setelah pulang berlibur, berat badannya naik lebih dari
sebelum berlibur walaupun liburan hanya dilakukan beberapa hari saja sehingga diet yang
anda lakukan selama ini sia-sia. Seharusnya yang dilakukan adalah tetap
melakukan diet namun bukan secara ketat. Berikut 5 tips diet saat
berlibur yang bisa anda lakukan dan tentunya anda tetap bisa menikmati liburan
anda.
Selasa, 03 Desember 2013
Selasa, 29 Oktober 2013
Sehat Dengan Yoga Tertawa
Tertawa itu sehat. Atau kalau dalam bahasa
Inggris: “Laughter is the best medicine.” Pepatah tersebut mungkin
pernah Anda dengar tanpa pernah Anda benar-benar pikirkan artinya. Lagipula,
memangnya ada bukti ilmiah kalau tertawa itu menyehatkan? Ternyata ada!
Penelitian di Oxford University pada 2011 menemukan
bahwa tawa meningkatkan ambang rasa sakit Anda. Penelitian lain di University
of Arizona menemukan bahwa tawa meningkatkan kesehatan jantung, sedangkan
penelitian di University of Maryland menunjukkan bahwa aliran darah
LIBURAN BAGI IBU HAMIL
Salah satu saran yang sering diberikan kepada seorang
ibu hamil selain beristirahat cukup dan memperhatikan asupan nutrisi adalah
melakukan babymoon dengan pasangan sebelum due date mendekat.
Babymoon bisa diibaratkan seperti bulan madu
seorang wanita hamil dengan pasangannya, sehingga mereka bisa bersantai sebelum
melahirkan.
Maklum saja, setelah sang bayi lahir, kesempatan untuk bersantai
dan berlibur pasti akan berkurang. Tapi apakah wanita hamil masih diperbolehkan
melakukan perjalanan jauh?
Tentu saja! Wanita hamil pun bisa melakukan traveling,
asalkan memperhatikan beberapa hal tertentu untuk memastikan acara liburan
berjalan dengan aman, misalnya:
CUMI SAUS TIRAM
Bahan :
350 gram cumi tanpa kepala
1 sendok teh air jeruk
1 sendok teh kecap ikan
2 siung bawang putih, cincang halus
1/2 buah bawang bombay, potong 2x2 cm
1 cm jahe, memarkan
2 buah cabai hijau, potong serong
1/2 buah tomat, potong-potong
2 sendok makan saus tiram
1/2 sendok teh kecap ikan
1 sendok teh kecap manis
1/4 sendok teh garam
1/4 sendok teh merica bubuk
200 ml air
1 sendok teh tepung maizena, larutkan dengan 1 sendok teh air
1 tangkai daun bawang, potong serong 1 1/2 cm
Cara Membuat :
Ø
Belah dua cumi, potong
5x5 cm, kerat-kerat bagian dalam cumi.
Ø
Lumuri dengan air jeruk
dan kecap ikan. Sisihkan
Ø
Tumis bawang putih,
bawang bombay, dan jahe sampai harum.
Ø
Tambahkan cabai hijau.
Aduk sampai layu.
Ø
Masukkan cumi. Aduk
sampai berubah warna.
Ø
Tambahkan tomat. Aduk
sampai layu.
Ø
Masukkan saus tiram,
kecap ikan, kecap manis, garam, dan merica. Aduk rata.
Ø
Tuang air. Masak sampai
mendidih. Kentalkan dengan larutan maizena. Didihkan lagi.
Rabu, 16 Oktober 2013
Rabu, 02 Oktober 2013
Lawan Obesitas dengan Bergerak
Obesitas muncul akibat jumlah energi
yang masuk dari konsumsi makanan atau minuman banyak, tetapi tidak diimbangi
dengan aktivitas fisik yang cukup. Di Indonesia angka obesitas pada anak
usia di bawah lima tahun ( balita ) 2,3 persen ( Depkes, 2003 ). Data survei kesehatan rumah
tangga menunjukkan angka overweight dan obesitas pada penduduk Indonesia usia
15 tahun ke atas, masing-masing adalah 17,5 persen dan 3,1 persen. Ini menunjukkan
masalah obesitas hampir terjadi disemua kelompok umur.
Obesitas pada anak
Kebiasaan makan
sambil nonton televisi atau main game dapat memicu obesitas. Riset Dietz dan Gortmaker ( 1985 ) emngungkapkan, adanya hubungan
positif antara jumlah waktu menonton televisi dengan frekuensi makan. Saat
Langganan:
Postingan (Atom)




